Ringkasnya: Tongkat ali (Eurycoma longifolia, dikenal sebagai pasak bumi) adalah herbal Asia Tenggara yang menurut penelitian dapat membantu mendukung kadar testosteron yang sehat, energi, dan respons tubuh terhadap stres. Penelitian umumnya memakai 200–400 mg ekstrak terstandar per hari.
Apa itu tongkat ali?
Tongkat ali adalah akar yang sejak lama digunakan dalam pengobatan tradisional Melayu dan Indonesia untuk stamina dan vitalitas. Perhatian modern tertuju pada senyawa aktifnya (eurycomanone dan quassinoid), yang terutama diteliti pada pria.
Apa saja potensi manfaatnya?
- Testosteron & vitalitas — uji klinis menunjukkan dapat membantu mendukung testosteron yang berada di kisaran rendah-normal, terutama pada pria yang lebih tua atau stres.
- Energi & stres — beberapa penelitian melaporkan kortisol lebih rendah serta energi dan suasana hati yang membaik.
- Latihan & otot — beberapa studi kecil mengaitkannya dengan dukungan kekuatan dan komposisi tubuh saat berlatih.
Berapa dosisnya?
Sebagian besar penelitian memakai 200–400 mg per hari ekstrak terstandar. Tongkat ali Nilaya berupa ekstrak terkonsentrasi dalam kapsul sehingga dosisnya praktis. Konsumsi rutin dan beri waktu beberapa minggu; seperti kebanyakan adaptogen, efeknya terbentuk bertahap.
Siapa yang perlu berhati-hati?
Ditujukan untuk dewasa. Hindari saat hamil atau menyusui, dan bila Anda memiliki kondisi yang sensitif hormon atau mengonsumsi obat terkait, konsultasikan dulu dengan dokter. Tongkat ali Nilaya bersertifikat BPOM & Halal dan dibuat di Bali.
Lihat: kapsul ekstrak herbal Nilaya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa lama tongkat ali mulai terasa?
Sebagian besar uji klinis berjalan 4–12 minggu; konsumsi rutin setiap hari.
Apakah hanya untuk pria?
Paling banyak diteliti pada pria, tetapi wanita aktif juga memakainya untuk dukungan energi dan stres.
Boleh diminum bersama kopi?
Boleh — banyak yang meminumnya di pagi hari. Konsistensi lebih penting daripada waktu.